Metode Sensor Blackberry Membahayakan Negara

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Metode Sensor Blackberry Membahayakan Negara

Post  RellSaFan on Wed Mar 21, 2012 6:13 pm

*Jakarta* - Mulai 20 Januari 2010 RIM telah melakukan*filtering *web

> porno menggunakan DNS Nawala, metode yang digunakan adalah DNS Spoofing,

> yakni mengalihkan IP dari suatu web ke lokasi lain.

>

> Terlepas dari fungsinya yang bisa digunakan untuk tujuan positif seperti

> memfilter web porno, terdapat sisi negatif yang patut diwaspadai. Metode ini

> sebenarnya bisa dikategorikan sebagai metode kejahatan Internet karena

> banyak digunakan oleh Hacker dengan memanipulasi data suatu website.

>

> Misalnya ada hacker yang berniat mencuri data nasabah BCA di klikbca.com,

> maka pelaku tidak perlu menghack server BCA, melainkan cukup dengan

> menyerang Nawala. Seandainya berhasil, langkah selanjutnya adalah mengganti

> domain klikbca.com yang semula IP-nya 202.6.208.8 menjadi IP lain misalnya

> ke IP 202.154.176.66.

>

> Jika itu berhasil, bukan tidak mungkin hacker iseng di dunia maya ada yang

> membuat tiruan klikbca.com dan mengambil data penting para penggunanya.

>

> Hal lain pun bisa terjadi pada situs penting negara sekaliber

> www.presidenri.go.id. Di sini Hacker tidak perlu bersusah payah menghack

> DNS server Presiden SBY yang lebih sulit karena dilindungi oleh *firewall

> *berlapis, Hacker tersebut cukup menghack DNS Nawala yang tentunya

> pengamanannya tidak seketat DNS Server Presiden SBY, dan setelah Nawala

> dihack maka Hacker tersebut bisa mengarahkan web Presiden SBY ke tempat lain

> dan mengganti tampilan website tersebut.

>

> Kembali ke metode yang digunakan oleh RIM, apakah RIM sudah melakukan

> analisa efek negatif yang bisa ditimbulkan? Sudahkah RIM melakukan audit

> terhadap DNS Server Nawala? RIM sudah seharusnya serius menangani masalah

> ini karena pelanggan RIM tidak hanya rakyat biasa tapi juga Menteri, Pejabat

> Tinggi Negara dan Presiden.

>

> Penulis juga ingin mempertanyakan metode yang digunakan oleh RIM ini Legal

> atau Illegal karena bisa memunculkan tuntutan dari pengguna Blackberry

> terhadap kualitas layanan operator seluler yang menyelenggarakan Blackberry

> di Indonesia.

>

> *Penulis adalah Irvan Nasrun selaku Praktisi TI dan Ketua Bidang Domain

> APJII.*



Layanan Nawala itu sifatnya terbuka jadi siapa saja boleh menggunakan, dengan pre kondisi yang harus dipahami yaitu: as is, no support. Jadi kalau menginginkan layanan yang lebih reliable, secure, sophistication lainnya maka harus memilih menggunakan managed service yang juga bisa disediakan oleh nawala. Akan tetapi tentu harus ada kontribusi konkrit dari RIM kepada Nawala.



Masalah kehandalan, keluhan kelambatan/latency sepenuhnya tanggung jawab RIM karena Nawala sejak semula justru desain arsitekturnya untuk optimasi pengguna dalam negeri dan akses melalui jaringan exchange nasional bukan jalur internasional seperti dilakukan RIM saat ini. Meskipun demikian bukan hanya RIM yang mengakses Nawala dari luar negeri karena setidaknya juga dipakai oleh pengguna di 86 negara.



Demikian juga dengan jumlah pengguna, selama ini Nawala telah melayani 12 juta setiap harinya dan terus tumbuh dengan tingkat utilisasi sumber daya yang rendah. Artinya tentu Nawala percaya diri untuk melayani 3 juta pelanggan Blackberry. Dan RIM memilih layanan Nawala tentu sudah mempertimbangkan konsekuensi kondisi layanan ini termasuk aspek integritasnya.



Untuk diketahui Nawala Project semula digagas oleh Asosiasi Warnet Indonesia (AWARI) namun saat ini telah menjadi badan hukum sendiri yaitu Yayasan Nawala Nusantara dan dikelola secara profesional tidak ubahnya layanan komersial. Nawala punya tim teknis dan manajemen sehingga pertanyaan tanggung jawab dan legalitas seharusnya sudah bukan menjadi masalah. Di dalamnya ada SOP serta audit dalam arti mekanisme pertanggung jawaban pada konstituen pendukung, pengguna, donor dan pembina serta pengawas yayasan. Termasuk transparansi serta penyusunan kebijakan penilaian daftar konten negatif.



Sedangkan mengenai aspek keamanan seperti DNS poisoning sebenarnya adalah potensi insiden serangan yang mungkin menimpa siapa saja termasuk ISP dan RIM sendiri walau tanpa menggunakan Nawala.



Maka masalah keamanan nasional itu jelas adalah tanggung jawab semua pihak bukan hanya masalah bagi Nawala ataupun RIM.



Pada prinsipnya Nawala tidak berhenti untuk melakukan inovasi dan peningkatan kemampuan, kapasitas, kualitas pelayanan termasuk dalam aspek pengamanan. Dan semua ini akan sangat bergantung kepada dukungan komunitas dan kontribusi para mitra. Dan dengan menggunakan Nawala artinya anda juga telah turut mendukung.



Demikian.
lol! lol! lol!

RellSaFan
Admin

Jumlah posting : 25
Join date : 20.03.12
Age : 26
Lokasi : Pekanbaru

Lihat profil user http://rellsafan.forumid.net

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik